Komoditas Jaket
Kulit
Salahsatu
kawasan/sentra industri andalan yang dimiliki ole Kabupaten Garut
saat ini adalah sentra industri barang kerajinan dari kulit. Sentra
industri ini mempunyai peluang dan prospek yang sangat cerah utnuk
dikembangkan menjadi pusat produksi dan perdagangan barang kerajinan
dari kulit yang terbesar di Indonesia, seperti halnya Kota Gede
di Yogyakarta yang dikenal sebagai sentra barang kerajinan dari
perak. Komitmen, kerja keras dan kerjasama dari semua pihak baik
dari Pemerintah Daerah, pemilik modal, pengelola, pengrajin maupun
masyarakat Garut sendiri akan mampu mewujudkan cita-cita tersebut.
Faktor
pendukung terwujudnya sentra industri ini diantaranya adalah, tersedianya
bahan baku sesuai dengan kebutuhan. Sumber bahan baku di Kabupaten
Garut cukup melimpah dengan lokasi yang strategis, berdekatan bahkan
menyatu dalam lingkungan sentra industri kecil penyamakan kulit.
Tersedianya
bahan baku yang cukup melimpah berupa kulit tersamak, telah memacu
dan memotivasi kreativitas para pengrajin untuk memanfaatkan semaksimal
mungkin melalui berbagai kegiatan yang lebih produktif serta mempunyai
nilai ekonomis yang tinggi, baik bagi dirinya maupun masyarakat
disekelilingnya. Alternatif kegiatan yang dipilih adalah pembuatan
berbagai barang kerajinan dari kulit, seperti jaket, sepatu, sandal,
dompet, ikat pinggang, sarung tangan dan produk lainnya.
Saat
ini di sentra industri kerajinan kulit Kabupaten Garut tergabung
67 unit usaha, diamana 25 unit usaha diantaranya bergerak dalam
pembuatan kerajinan jaket kulit dengan nilai produksi rata-rata
mencapai Rp.3.655.717.500,00/tahun. Adanya permintaan terhadap jaket
kulit yang terus meningkat dari daerah di luar Kabupaten Garut (pasaran
lokal maupun nasional) seperti dari Bandung, Jakarta atau beberapa
kota di Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali maupun Sumatera telah mendorong
pengrajin jaket kulit di Kabupaten Garut tumbuh dan berkembang lebih
cepat dibandingkan pengrajin kulit di daerah-daerah lainnya.
Selain
memenuhi permintaan konsumen lokal dan nasional, kerajinan jaket
kulit dari Garut juga sudah merambah ke pasar di luar negeri. Sampai
saat ini, jaket kulit Garut sudah dieksport ke berbagai negara seperti
Singapura, Malaysia, Taiwan juga Jepang. Volume dan nilai eksport
jaket kulit Garut pada tahun 1999 mencapai 4.550 potong (2.250 kg)
dengan senilai US $ 240,814.50.
Kapasitas
produksi dari sentra industri barang kerajinan kulit Kabupaten Garut
untuk berbagai jenis barang kerajinan yang dihasilkannya pada tahun
1999 adalah seagai berikut:
| Jaket Kulit Mulus |
: |
38.700 |
potong |
| Jaket Kulit Sambung |
: |
193.500 |
potong |
| Sarung Tangan |
: |
168.000 |
pasang |
| Dompet |
: |
31.500 |
buah |
| Sepatu dan Sandal |
: |
135.000 |
pasang |