|
Garut merupakan daerah yang memiliki nilai sejarah dan memiliki
banyak sekali peninggalan-peninggalan yang bersejarah seperti
benda-benda purbakala dan juga situs-situs makam keramat. Berikut
beberapa situs makam keramat yang berada di Garut:
- Makam Dalem Arief Muhammad
-
Letak makam Arif Muhammad yang berdekatan
dengan Candi Cangkuang menurut dugaan, diantaranya bertujuan
untuk proses syiar Islam serta melambangkan kerukunan
umat beragama yang sudah ada sejak zaman nenek moyang
kita.
Arif Muhammad adalah seorang tokoh
penyebar agama Islam di daerah Cangkuang dan sekitarnya
Berdasarkan cerita beliau adalah seorang menantu Sultan
Sumenep dari Madura yang mendapat tugas dari Sultan Agung
Mataram pada permulaan abad ke-17 untuk menghancurkan
kubu pertahanan VOC di Batavia (Jakarta).
- Makam Kuno Embah Pengadegan
- Makam Kuno Embah pangadegan berada di puncak bukit Pameuntasan,
tidak jauh dari bukit Pulo. Bukit ini berbentuk punden-punden
dan makam terletak di ketinggian dengan memakai undakan
(trap)..Dari aspek arkeologis bangunan makam seperti nisannya
memiliki unsur-unsur kepurbakalaan yang diperkirakan berasal
dari reruntuhan Candi Cangkuang. Embah Pangadegan adalah
salah seorang pembantu Arif Muhammad ketika menyebarkan
Agama Islam.
- Situs Makam Godog
- Godog adalah sebutan tempat yang letaknya di sebelah Timur
kota Garut sekitar 10 km, tepatnya di Desa Lebak Agung Kecamatan
Karangpawitan. Di Godog ini terdapat makam waliyulloh yang
sudah tidak asing lagi, serta sudah dikenal sejak nenek
moyang kita yang bernama SYEKH SUNAN ROHMAT SUCI, beliau
seorang putra Raja Pajajaran yaitu Parabu Siliwangi.
- Situs Makam Sunan Cipancar
-
Sebagai Cagar Budaya situs makam Cipancar
memiliki arti penting bagi sejarah, ilmu pengetahuan dan
kebudayaan. Dari aspek arkeologi jirat dan nisan makam
masih memiliki keaslian sebagai tradisi peninggalan megalitik.
Dari aspek sejarah tokoh adalah seorang penyebar Agama
Islam di daerah Limbangan dan sekitarnya.
Sunan Cipancar memiliki nama lain,
yaitu Sunan Pancer, sedangkan nama aslinya adalah Limansenjaya
Kusumah. Beliau dilahirkan pada tahun 1510, anak dari
Prabu Hande Limansenjaya, yang kemudian menggantikan ayahnya
menjadi penguasa di Galuh Pakuan, Limbangan.
- Situs Makam Dalem Cipeujeuh
-
Dalam Konteks Sejarah, Dalem Cipeujeuh
adalah tokoh pemerintahan di kabupaten Garut. Tokoh tersebut
nama aslinya adalah Raden Adipati Aria Adiwijaya putera
sulung bupati Sumedang, Pangeran Kornel. RAA Adiwijaya
yang ditunjuk Gubernur Jendral Thomas S Rafles untuk menjadi
bupati pertama pada waktu Kabupaten Limbangan dibentuk
kembali dengan Ibu Kota Suci pada tahun 1813.
Setelah meninggal beliau terkenal
dengan sebutan Dalem Cipeujeuh, karena dimakamkan di Kampung
Cipeujeuh, Desa Sanding, Kecamatan Garut Kota.
- Situs Makam Hasan Arief
- Hasan Arif adalah seorang tokoh tradisional yang kharismatik
pada masanya, yang dapat menghimpun masa untuk menentang
kolonial Belanda pada awal abad ke -20 di kabupaten Garut.
Hasan Arif juga seorang tokoh agama yang memiliki pesantren.
Beliau gugur bersama pengikutnya dibantai tentara kolonial,
dan dimakamkan di Kampung Cimareme, Kecamatan Banyuresmi.
|