Free Web Hosting Provider - Web Hosting - E-commerce - High Speed Internet - Free Web Page
Search the Web

| Index | Budaya | Geografi | Komoditas | Komunitas | Internet |
| Pendidikan | Serba-serbi | Teknologi | Wisata | Kontak |
   

Wisata Alam

Wisata Olahraga

Wisata Sejarah

Situs Makam Keramat

Garut merupakan daerah yang memiliki nilai sejarah dan memiliki banyak sekali peninggalan-peninggalan yang bersejarah seperti benda-benda purbakala dan juga situs-situs makam keramat. Berikut beberapa situs makam keramat yang berada di Garut:

  • Makam Dalem Arief Muhammad
    • Letak makam Arif Muhammad yang berdekatan dengan Candi Cangkuang menurut dugaan, diantaranya bertujuan untuk proses syiar Islam serta melambangkan kerukunan umat beragama yang sudah ada sejak zaman nenek moyang kita.

      Arif Muhammad adalah seorang tokoh penyebar agama Islam di daerah Cangkuang dan sekitarnya Berdasarkan cerita beliau adalah seorang menantu Sultan Sumenep dari Madura yang mendapat tugas dari Sultan Agung Mataram pada permulaan abad ke-17 untuk menghancurkan kubu pertahanan VOC di Batavia (Jakarta).

  • Makam Kuno Embah Pengadegan
    • Makam Kuno Embah pangadegan berada di puncak bukit Pameuntasan, tidak jauh dari bukit Pulo. Bukit ini berbentuk punden-punden dan makam terletak di ketinggian dengan memakai undakan (trap)..Dari aspek arkeologis bangunan makam seperti nisannya memiliki unsur-unsur kepurbakalaan yang diperkirakan berasal dari reruntuhan Candi Cangkuang. Embah Pangadegan adalah salah seorang pembantu Arif Muhammad ketika menyebarkan Agama Islam.
  • Situs Makam Godog
    • Godog adalah sebutan tempat yang letaknya di sebelah Timur kota Garut sekitar 10 km, tepatnya di Desa Lebak Agung Kecamatan Karangpawitan. Di Godog ini terdapat makam waliyulloh yang sudah tidak asing lagi, serta sudah dikenal sejak nenek moyang kita yang bernama SYEKH SUNAN ROHMAT SUCI, beliau seorang putra Raja Pajajaran yaitu Parabu Siliwangi.
  • Situs Makam Sunan Cipancar
    • Sebagai Cagar Budaya situs makam Cipancar memiliki arti penting bagi sejarah, ilmu pengetahuan dan kebudayaan. Dari aspek arkeologi jirat dan nisan makam masih memiliki keaslian sebagai tradisi peninggalan megalitik. Dari aspek sejarah tokoh adalah seorang penyebar Agama Islam di daerah Limbangan dan sekitarnya.

      Sunan Cipancar memiliki nama lain, yaitu Sunan Pancer, sedangkan nama aslinya adalah Limansenjaya Kusumah. Beliau dilahirkan pada tahun 1510, anak dari Prabu Hande Limansenjaya, yang kemudian menggantikan ayahnya menjadi penguasa di Galuh Pakuan, Limbangan.

  • Situs Makam Dalem Cipeujeuh
    • Dalam Konteks Sejarah, Dalem Cipeujeuh adalah tokoh pemerintahan di kabupaten Garut. Tokoh tersebut nama aslinya adalah Raden Adipati Aria Adiwijaya putera sulung bupati Sumedang, Pangeran Kornel. RAA Adiwijaya yang ditunjuk Gubernur Jendral Thomas S Rafles untuk menjadi bupati pertama pada waktu Kabupaten Limbangan dibentuk kembali dengan Ibu Kota Suci pada tahun 1813.

      Setelah meninggal beliau terkenal dengan sebutan Dalem Cipeujeuh, karena dimakamkan di Kampung Cipeujeuh, Desa Sanding, Kecamatan Garut Kota.

  • Situs Makam Hasan Arief
    • Hasan Arif adalah seorang tokoh tradisional yang kharismatik pada masanya, yang dapat menghimpun masa untuk menentang kolonial Belanda pada awal abad ke -20 di kabupaten Garut. Hasan Arif juga seorang tokoh agama yang memiliki pesantren. Beliau gugur bersama pengikutnya dibantai tentara kolonial, dan dimakamkan di Kampung Cimareme, Kecamatan Banyuresmi.

 

 

 

| Tentang Kami | Buku Tamu | Forum | Chating |

copyright © 2001, CV. Duta Informatika. Allright reserved.